Langsung ke konten utama

Jenis Jenis APAR yang Digunakan di Indonesia & Cara Kerjanya

 Jenis-jenis APAR dapat dibedakan berdasarkan isi media yang ada di dalamnya. Karena itu, fungsi dari setiap APAR juga berbeda-beda dalam memadamkan api atau kebakaran yang terjadi. Untuk itulah kamu perlu mengenal terlebih dahulu macam-macam APAR dan fungsinya agar nantinya bisa memilih APAR yang tepat

Jenis-Jenis APAR dan Fungsinya, Apa Saja? Cek di Sini!

jenis jenis apar dan fungsinyaPenggunaan APAR harus disesuaikan dengan kebutuhan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui apa saja macam-macam APAR. Berikut adalah jenis-jenis APAR berdasarkan media pemadam api yang digunakan.

1. Jenis APAR Dry Chemical Powder

Dry Chemical Powder merupakan media APAR berupa serbuk kimia kering, yaitu campuran antara mono-ammonium phosphate dan ammonium sulphate. APAR powder sangat efektif untuk memadamkan kelas kebakaran A, B, dan C. Biasanya, APAR ini digunakan di gedung perkantoran, rumah sakit, sekolah, perumahan, apartemen, dan di mobil.

2. Jenis APAR Carbon Dioxide (CO2)

Sesuai namanya, APAR Carbon Dioxide merupakan jenis alat pemadam api yang menggunakan media berupa gas CO2. Bahan carbon dioxide dapat digunakan untuk memadamkan api karena mampu mengikat oksigen dan mengisolasinya. Selain itu, CO2 juga mempunyai suhu yang dingin, sehingga efektif untuk mendinginkan titik api. Jenis APAR ini cocok diaplikasikan untuk mengatasi kebakaran kelas B dan kelas C.

3. Jenis APAR Foam

APAR selanjutnya adalah APAR Foam yang berisi media berupa bahan kimia yang bisa membentuk busa. Aqueous Film Forming Foam (AFFF) yang disembur keluar dari tabung APAR dapat memadamkan kebakaran yang disebabkan oleh bahan cair mudah terbakar yang tergolong dalam kelas kebakaran A dan B.

4. Jenis APAR Liquid Gas

Seperti namanya, APAR Liquid Gas merupakan jenis APAR yang menggunakan media berupa gas cair. Jenis media ini bersifat non-konduktif. APAR Liquid Gas cocok digunakan untuk mengatasi kelas kebakaran A, B, dan C. Media Liquid Gas bersifat ramah lingkungan, sehingga yang tidak membahayakan ozon pada atmosfer bumi.

Cara Kerja APAR dalam Memadamkan Kebakaran

jenis-jenis apar dan cara kerjanyaBicara mengenai jenis-jenis APAR, tentu tidak terlepas dari cara kerja APAR itu sendiri. Cara kerja alat pemadam api berkaitan dengan teori segitiga apiAlat pemadam api ringan dirancang untuk memadamkan kebakaran dengan cara menghilangkan salah satu elemen dalam segitiga api. Jika satu elemen tersebut hilang, maka otomatis api akan padam.

Berdasarkan teori segitiga api, terdapat tiga jenis unsur yang saling bereaksi untuk dapat menghasilkan api. Ketiga unsur tersebut adalah oksigenpanas, dan bahan bakar. Media APAR bekerja sebagai agen untuk menghilangkan salah satu unsur dalam segitiga api, sehingga api bisa padam.

Dalam menghilangkan unsur pada segitiga api, ada beberapa cara yang dapat digunakan, antara lain sebagai berikut:

  • Smothering : menyelimuti titik api supaya pasokan oksigen tidak bisa masuk
  • Cooling : mendinginkan titik api dan menghilangkan unsur panas
  • Starvation : menguraikan atau menghamburkan bahan bakar
  • Breaking chain reaction : memutus reaksi antar unsur-unsur dalam segitiga api

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Self-Propelled Oil Barge (SPOB)

Sumber Gambar : https://sampurno-studio.blogspot.com/2011/08/anim-270-spob-self-propelled-oil-barge.html DEFINISI Kali ini saya akan membahas  apa itu SPOB (Self-Propelled Oil  Barge), SPOB (Self-Propelled Oil  Barge) juga bisa dibilang yaitu Tonkang yang mempunyai mesin penggerak  atau Tongkang yang bisa berolah gerak sendiri. Sesuai namanya yang menggunakan kata "Oil" SPOB adalah kapal yang termasuk dalam jenis Kapal Tanker berfungsi untuk mengangkut minyak dari suatu pelabuhan ke pelabuhan lain ataupun menggunakan sistem Ship to Ship (STS). Kapal SPOB (Self-Propelled Oil  Barge) juga biasa  digunaan untuk  Bunker di tengah laut  atau  lebih sederhananya  kapal yang berguna untuk pemasok bahan bakar kapal-kapal yang ada ditengah  laut jika  di suatu perairan sekitar tidak adanya pelabuhan yang menyediakan Bunker Bahan Bakar stasiun untuk  itu kapal ini sangat dibutuhkan mengingat kapasitas Tanki yang sangat b...
Macam – Macam Jenis Propeller 1. Propeller Biasa Propeller dengan pitch tetap (fixed pitch prop-eller) Propeller dengan langkah tetap (fixed pitchpro-peller , FPP) biasa digunakan untuk kapal besar dengan rpm relatif rendah dan torsi yang dihasilkan tinggi, pemakaian bahan bakar lebih ekonomis, noise atau getaran minimal, dan ka-vitasi minimal, biasanya di desain secara indi-vidual sehingga memiliki karakteristik khusus untuk kapal tertentu akan memiliki nilai effisi-ensi optimum. 2. Propeller dengan pitch yang dapat diubah (con-trollable pitch propellers)  Propeller dengan pitch yang dapat diubah-ubah,  (controllable pitch propeller, CPP)  merupakan baling-baling kapal dengan langkah daun pro-pellernya dapat diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan misal untuk rpm rendah biasa digu-nakan pitch yang besar dan rpm tinggi digunakan pitch yang pendek, atau dapat digunakan untuk mendorong kedepan dan menarik kapal mundur ke belakang, sehingga hal ini dapat menciptakan pemakaian ba...